Copaser, Bagaimana menurut anda?

Kita sebagai blogger, tentu saja bangga dengan apa telah kita sajikan di blog kita. Kita bangga dengan keunikan kita, bangga bahwa kita tampil berbeda dari yang ada.
Kita akan merasa senang, ketika menemukan ada seseorang mengutip tulisan kita dan memberikan link blog kita di situs mereka. Kita senang karena merasa bahwa tulisan kita mendapatkan penghargaan dari orang lain. Rasa lelah dan usaha keras untuk menulis artikel terbayar dan tidak terasa lagi.
Namun sayangnya tidak semua pembaca blog kita memiliki sikap dan tujuan yang baik. Mungkin ada beberapa di antara mereka mengunjungi blog kita, hanya untuk ‘mencuri’ konten yang telah kita buat dengan susah payah. Mereka kemudian memasangnya di blog mereka, dan mengakui itu adalah buah karya mereka. Bahkan mungkin dengan itu mereka mendapatkan uang. Itulah plagiator. Itulah yang biasa kita sebut dengan “COPASSER” alias blogger bermental kekanakan, yang hanya bisa menekan Ctrl + C dan Ctrl + V di keyboard mereka!
Apakah Anda merasa senang ketika ada yang copas artikel Anda?
Saya sendiri tidak. Memang ketika ada seseorang yang meng-copas artikel-artikel kita, itu menunjukkan bahwa artikel dianggap baik. Tapi mestikah kita merasa senang? Saya kira tidak. Karena bagi saya, itu adalah sebuah tindakan yang melanggar kode etik.
Apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya?
Sayangnya, terus terang saya katakan: tidak ada! Dunia internet adalah dunia yang begitu terbuka. Bisa saya katakan pula, jika tulisan Anda bisa dibaca orang lain, maka tulisan itu bisa dicopas! Tidak acara untuk mencegahnya.
Memang banyak juga blogger yang melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir potensi tulisannya dicuri, seperti membuat artikel Anda tidak bisa dicopy paste secara langsung. Tapi itupun tidak bisa mencegahnya 100%. Lagipula, saya tidak merekomendasikan cara itu, karena 99% pengunjung blog Anda adalah orang baik, dan mungkin saja mereka perlu untuk mengutip tulisan Anda, sebagai referensi tulisan di blog mereka, dengan menyertakan link ke halaman Anda. Bukankah itu hal baik?
Bagaimana cara menemukan copasser?
Cara paling mudah, gunakan fasilitas pencarian duplicate content atau plagiarism. Salah satunya adalah copyscape. Cara kerja sama seperti mesin pencari, dimana dia akan mencari apakah sebuah halaman memiliki konten yang sama atau tidak. Jika menemukan, akan ditampilkan di hasil pencarian. Masukkan url halaman yang ingin Anda cek, klik GO dalam sekejap Anda akan melihat hasilnya.
Setelah saya menemukan, apa yang harus saya lakukan kemudian?
Pertama kali, saya sarankan untuk menghubungi mereka secara baik-baik. Minta dengan baik-baik pula agar mereka menghapus kontent hasil copas milik Anda. Beberapa kali saya berhasil dengan cara ini.
Jika langkah ini tidak diindahkan, barulah Anda melakukan sesuatu yang lebih ‘keras’. Seperti misalnya, jika mereka menjalankan Adsense di blog mereka, Anda bisa melaporkan hal ini kepada Google atas pelanggaran TOS Adsense berkaitan dengan konten. Hal yang sama dapat Anda lakukan untuk program afiliasi lainnya. Dan jika mereka menemukan memang telah terjadi pelanggaran, akun mereka akan dibanned, dan paling tidak mereka tidak lagi menghasilkan uang dari konten plagiat.
Itulah beberapa hal tentang plagiarism atau copasser, semoga tidak ada lagi orang yang melakukan hal tersebut.
Oya, ada satu pertanyaan lagi: Apakah ketika artikel kita dicopas orang lain membuat rank pencarian kita jatuh di mata mesin pencari? Jika kembali ke masa lalu, mungkin jawabannya iya. Tapi, saat ini saya melihat mesin pencari menjadi semakin cerdas, terutama Google. Google setiap saat terus meningkatkan algoritma pencariannya.
Saat ini mesin Google akan menganggap konten hasil copas sebagaimana apa adanya, yaitu konten hasil copy! Sebuah nilai plus bagi Anda yang dicuri artikelnya, dan nilai minus bagi mereka paracopasser. Dan bagi copasser akan ditandai sebagai spam, dan sangat mungkin akan terkena penalti atau sama sekali tidak terindeks, bahkan jika blog tersebut berada di host Google bisa akan langsung dihapus oleh Google sendiri. Jadi, dalam hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Yang perlu diingat lainnya adalah, jika ada blogger lain menyajikan konten persis sama, tapi dengan memberikan kredit dan mungkin link ke halaman Anda, itu bukanlah termasuk pelanggaran. Sebaliknya jika seluruh konten Anda dikopi tanpa menyertakan referensi sumber atau link, itu berarti Anda menjadi korban plagiarism.
Itulah sekelumit tentang salah satu kegiatan yang paling menjengkelkan bagi para blogger yang tulus dan menghargai karya orang lain. Semoga kita tidak melakukan hal ini. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments

0 komentar

Powered by Blogger.